selasa, (6/10)
Posted by qwerty | Posted in informasi edukasi | Posted on 16.13
ini lo berita ter uptodate dari gempa sumbar ...!!
Upaya pencarian korban gempa yang diperkirakan masih hidup telah dihentikan. Namun evakuasi korban gempa Sumatra Barat masih terus dilanjutkan hingga hari ini, Selasa (6/10). Daerah yang terkubur terus berusaha ditembus dengan alat berat, salah satunya Desa Nagari Padang Alai di Kecamatan Limo. Korban selamat banyak yang menderita karena terbatasnya bantuan.
Pada evakuasi kali ini, petugas penolong menemukan jasad seorang anak usia lima tahun dan bapaknya. Keduanya ditemukan tewas tertimbun di dalam puing-puing rumah yang telah rata dengan tanah.
Bau kematian memang masih menyeruak di tiga rumah dengan total 12 penghuni di daerah tersebut. Kemungkinan masih ada 10 warga yang belum berhasil ditemukan. Apalagi jalur tersebut hanya bisa dilalui jalan setapak, karena jalan utama terputus.
Sementara itu, upaya merobohkan Hotel Ambacang di Padang masih ditunda. Pasalnya diduga terdapat korban hidup dalam reruntuhan. Data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebutkan, jumlah korban tewas akibat gempa mencapai 625 orang. Angka masih akan berubah, seiring ditemukannya sejumlah mayat.
selain itu juga ..!!
Padang Kini Langka Air Bersih
Sekitar 40 ribu kepala keluarga di Padang, Sumatra Barat, hingga Selasa (6/10), belum mendapat pasokan air bersih. Penyebabnya, saluran air di instalasi pengolahan Gunung Pangilun rusak. Bahkan jaringan pipa yang mendistribusi juga tak berfungsi akibat gempa.
Para pekerja dan anggota TNI kini sibuk memperbaiki saluran air dari bak penjernih menuju bak penyaringan. Saluran yang dibangun 40 tahun lalu itu sebelumnya warga untuk mengkonsumsi air sebagai kebutuhan. Kedua bak tersebut berkapasitas 500 liter per detik, dan mampu menyediakan air bersih. Butuh satu bulan untuk memperbaikinya.
ada juga ..!!
Papua Bantu Korban Gempa Padang 1 Miliar
Sebagai bentuk solidaritas dan keprihatian yang mendalam atas bencana alam yang menimpa Padang, Sumatra Barat, beberapa waktu lalu, Pemerintah Propinsi Papua menyumbangkan dana sebesar Rp 1 miliar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Media Massa Biro Humas Propinsi Papua, Henock Puraro, saat ditemui wartawan, Selasa (6/10), di Jayapura.
"Tim yang dipimpin oleh Gubernur Papua sudah bertolak dari Jayapura ke Jakarta Selasa (6/10) ini. Kemudian dari Jakarta besok pagi (Rabu--red) pukul 06.30 bertolak ke Padang. Setibanya di sana Pak Gubernur akan langsung menyerahkan bantuan itu," kata Henock.
Selain akan menyerahkan bantuan dana, Papua juga menyerahkan bantuan obat-obatan senilai Rp 200 juta. Selain itu, dalam waktu dekat, juga akan mengirimkan relawan. "Latar belakang pemberian bantuan ini karena Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di Padang adalah bencana nasional. Sehingga kami di Papua sebagai bagian dari NKRI merasa prihatin dan membantu mereka yang terkena bencana di Padang," ujar Henock.
jangan bosan membaca ya ..!! karena masih ada nih ..!!
Pemulihan Psikis Perlu bagi Anak Korban Gempa
Anak-anak selalu jadi korban yang paling menderita di tiap musibah. Anak-anak yang selamat dalam gempa 7,6 SR yang mengguncang Sumatra Barat, 30 September lalu, misalnya. Makan seadanya, entah berapa kali sehari. Kini berbagai penyakit mulai mendera mereka.
Di balik polos senyum mereka, ternyata trauma masih membayang. Bila kita yang dewasa membiarkan mereka dengan traumanya, akan ada yang tercerabut dari masa kanak-kanak mereka. Sayang, pemerintah belum mempedulikan masalah ini. "Saya sih berharap sudah memiliki model penanganan krisis, kata Tika Bisono, psikolog, di Jakarta, Selasa (6/10).
Menurut Tika, cara untuk menghilangkan trauma yaitu dengan menghadirkan kembali masa kanak-kanak mereka. "Dimulai dari masa anak-anak yang harus dihadirkan lagi dengan cepat," ucap Tika. "Ini harus dibantu lagi dengan simulasi yang dilihat."
hasil gambar yang diperoleh :

Comments:
There are 0 comments for the "selasa, (6/10)"
Posting Komentar